Senin, 06 Maret 2017

Cara mengecek psu tanpa motherboard

Caranya Cek Power Supply ATX :

1. Siapkan power supply yang akan dicek
2. Siapkan clip kertas yang telah diluruskan
3. Cari kabel yang berwarna hijau dan hitam, kemudian hubungkan dengan menggunakan klip kertas tersebut.
4. Colokkan kabel powernya ke listrik PLN.
5. Kalau Kipas Power Suplly berputar berarti power supply nyala dan sebaliknya.
6. Akan tetapi Kipas Power Suplly berputar belum tentu menandakan bahwa power supply itu bagus, karena ada banyak kasus power supply ATX itu mengalami arus/daya drop sehingga ketika disambungkan ke mainboard dan di bebani dengan harddisk, Komputer tetap tidak nyala / mati tapi kondisi fan masih berputar. Kondisi inilah yang dinamakan Power Supply Ngedrop.

Berikut tanda power supply yang drop :

1. Komputer sering Hang sendiri.
2. USB port menjadi tidak berfungsi.
3. Kadang-kadang komputer restart sendiri.
4. Komputer nyala tampil di monitor tapi harddisk tidak terdeteksi di BIOS.

Kalau kurang jelas cara cek power supply ATX, lihat gambar di bawah ini :



Mudah bukan?..Sekian...
Semoga Bermanfaat...

Kamis, 09 Februari 2017

Penjelasan Aray

MENGENAL TIPE ARRAY DALAM C++

DEFINISI ARRAY
Array adalah tipe data yang dapat menampung sejumlah elemen dengan tipe data yang sama. Pengaksesan elemen array dapat dilakukan dengan menyebutkan nama array dan indeks atau nomor elemennya. Dalam pemrograman array dapat dibedakan menjadi array berdimensi satu dan array berdimensi banyak. 

ARRAY DIMENSI SATU
Array berdimensi satu adalah array yang memiliki satu tipe indek atau satu nomor subscript.

Pendefinisian Tipe Array
Dalam C++ Bentuk umumnya seperti ini :
Tipe_data nama_variabel_array[jumlah_elemen_array];

Contoh :
int Nilai[5];

Contoh diatas didefinisikan sebuah variabel array dengan nama nilai yang mempunyai lima buah elemen, diman nomor elemen dimulai dari angka 0 dan digambarkan seperti  ini :

Dalam C++ nomor elemen selalu diawali dengan 0. Penomoran elemen diberikan secara otomatis oleh C++, sehingga yang kita tentukan pada saat pendefinisian array hanyalah jumlah elemennya saja,

Operasi Pada Array
Nilai[0] = 10;

Sekarang kita coba mengisi dengan nilai yang sama pada elemen no.3, cara nya adalah seperti ini :
Nilai[3 = Nilai[0];

Contoh 1:
Algoritma :
pseudocode input_Data_Array
//akan dimasukan 5 data dalam array dan mencetaknya

//deklarasi array (tipe dan jumlah elemen)
int nilai[5]

//deskripsi
{
//membaca data
read(nilai[1])
read(nilai[2])
read(nilai[3])
read(nilai[4])
read(nilai[5])

//menampilkan data
write(nilai[1])
write(nilai[2])
write(nilai[3])
write(nilai[4])
write(nilai[5])
}
Program :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

/**
*gatewan.com
*Wawan Beneran
*Array Dimensi Satu
*/

void main()
{
clrscr(); //untuk menghapus tampilan layar
int nilai[5];

cout<<"Masukan lima data nilai"<<endl;
cout<<"======================="<<endl;
cout<<"Nilai 1 : "; cin>>nilai[0];
cout<<"Nilai 2 : "; cin>>nilai[1];
cout<<"Nilai 3 : "; cin>>nilai[2];
cout<<"Nilai 4 : "; cin>>nilai[3];
cout<<"Nilai 5 : "; cin>>nilai[4];
cout<<endl;

cout<<"Data nilai yang anda masukan "<<endl;
cout<<"1    2    3    4    5"<<endl<<endl;
cout<<nilai[0]<<"    ";
cout<<nilai[1]<<"    ";
cout<<nilai[2]<<"    ";
cout<<nilai[3]<<"    ";
cout<<nilai[4]<<"    "<<endl;
getch();
}

Contoh 2 :
Dalam pengisian data kedalam elemen array secara berulang dapat dilakukan dengan "for". Contoh program diatas akan diganti pemasukan datanya dengan menggunakan "for".

Algoritmia :
//Input data array dengan for
//Akan dimasukan 5 data dalam array dan mencetaknya

//Deklarasi
int i;
int nilai[5];

//Deskripsi
{
  //membaca data
  for(i=0;i<5;i++)
  read(nilai[i])
  
  //menampilkan data
  for(i=0;i<5;i++)
  write(nilai[3])
}

Program :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

/**
*gatewan.com
*Wawan Beneran
*Array dimensi satu dengan "for"
*Copyright Eko Riswanto ST.
*/

void main()
{
   clrscr(); //menghapus layar
   int nilai[5];

   cout<<"Masukan lima data nilai"<<endl;
   cout<<"======================="<<endl;
   for (int i=0; i<5; i++)
   {
   cout<<"Nilai ke "<<(i+1)<<" : ";
   cin>>nilai[i];
   }
   cout<<endl;
   cout<<"Data yang anda masukan"<<endl;
   cout<<"1    2    3    4    5"<<endl;
   cout<<"====================="<<endl;
   for (int i=0; i<5; i++)
   {
   cout<<nilai[i]<<"    ";
   }
   getch();
}

Contoh berikutnya adalah mencari nilai terbesar dan nilai terkecil dari sejumlah data yand dimasukan dalam variabel array.
Program :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

/**
*gatewan.com
*Wawan Beneran
*Array dimensi 1 "for"
*/

void main()
{
 int jum;
 int nilai[20];
 cout<<"jumlah data : ";
 cin>>jum;

 for (int i=0;i<jum;i++)
 {
  cout<<"Data ke - "<<i+1<<" : ";
  cin>>nilai[i];
 }

 //nilai pertama array dianggap sebagai
 //data terkecil dan data terbesar

 int min;
 min = nilai[0];
 int maks;
 maks = nilai[0];

 for(int i=0;i<jum;i++)
 {
  if (nilai[i] < min)
   min = nilai[i];
  if (nilai[i] > maks)
   maks = nilai[i];
 }

 cout<<"Nilai Terkecil : "<<min<<endl;
 cout<<"Nilai Terbesar : "<<maks<<endl;
 getch();
}